Pria di Buleleng Dibekuk Lantaran Perkosa-Ancam Bunuh Mantan Pacar

Buleleng – Polres Buleleng menangkap pria berinisial GS alias Bracuk (21) karena memerkosa mantan pacarnya DP (17) yang masih di bawah umur. GS mengancam akan membunuh DP jika tidak bersedia memenuhi nafsu bejatnya.
“Ada ancaman pembunuhan oleh tersangka ke korban. Makanya korban tidak berani melakukan perlawanan karena ada ancaman pembunuhan,” kata Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Arung Wiratama, Senin (5/2/2024).

Arung mengatakan korban dan tersangka berasal dari desa yang sama. Peristiwa pemerkosaan terjadi pada Selasa (23/1/2024) sekitar pukul 21.30 Wita.

GS dan DP kala itu awalnya secara kebetulan bertemu di sebuah warung di desa setempat. GS lalu meminta DP untuk mengikuti dirinya.

Tanpa rasa curiga, korban mengiyakan keinginan dari GS. DP kemudian mengikuti tersangka menggunakan sepeda motornya dari belakang.

Namun tersangka ternyata mengajak korban ke sebuah gang sepi di Kecamatan Sawan. GS langsung memerkosa DP saat tiba di lokasi. Korban diperkosa di atas sepeda motor.

“Mereka sama-sama bawa motor. Pada saat sampai disana, memarkirkan sepeda motor, korban langsung dipeluk. Karena ketakutan korban tidak berani melawan,” katanya.

DP kemudian mengadukan peristiwa tersebut ke ayahnya. Sang ayah lantas melaporkan tindakan bejat yang dilakukan oleh GS ke Polres Buleleng. Polisi kemudian dapat menangkap GS pada Kamis (29/1/2024).

Arung mengatakan GS dan DP sebelumnya berpacaran selama dua tahun dan mereka telah lama putus. Keduanya sudah tidak pernah berkomunikasi lagi semejak hubungan asmaranya berakhir.

“Pas ketemu di warung memang kebetulan saja. Sudah lama lost contact sejak putus. Putus sejak empat bulan lalu,” katanya.

GS telah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Ia dijerat dengan Pasal 81 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana minimal 5 tahun maksimal 15 tahun penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*