Kebakaran Pasar Ngawen Blora, Polisi Tetapkan 1 Tersangka

Blora – Pihak Kepolisian Resor (Polres) Blora menetapkan tersangka kebakaran pasar Ngawen Blora yang terjadi pada 9 Januari 2024. Tersangka terancam pasal 188 KUHPidana dengan hukuman maksimal 5 tahun dan kurungan maksimal 1 tahun dengan denda Rp 4.500.000.
Sesuai hasil gelar ditetapkan tersangka mas,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Ngawen, Iptu Kimin saat dimintai konfirmasi detikJateng, Kamis (8/2/2024).

Polres Blora yang telah melakukan olah TKP mendapatkan barang bukti berupa lempengan seng, rak besi dan abu bekas kebakaran tersebut mendapat hasil bahwa awal mula terjadi kebakaran ada pada kios milik AM (55), warga Kecamatan Blora.

“Kronologi kejadian bermula pada saat hari Selasa, tanggal 9 Januari 2024 pukul 14.00 WIB sore 2 orang saksi melihat kios milik AM mengeluarkan kepulan asap dari dalam dan terbakar. Kemudian saksi ini mencoba menghubungi AM dan dalam percakapan telepon dari AM.” ucap Kapolres Blora, AKBP Jaka Wahyudi berdsarkan rilis yang diterima detikJateng.

Di dalam percakapan telepon saksi dengan AM tersebut, saksi mendengar AM menanyakan kepada SM yang menanyakan ‘Mau liline wis mok pateni apa durung? yang artinya, ‘tadi lilinnya sudah dimatikan apa belum?’.

Kemudian saksi-saksi berusaha membuka paksa kios milik AM secara paksa dibantu oleh saksi lain. Namun karena api sudah membesar, warga berusaha memadamkan api dengan air, tetapi tidak dapat padam karena sudah merambat ke kios lain di dalam pasar.

“Kerugian yang dialami oleh Dinperindagop Kabupaten Blora sebesar Rp. 30.699.000.000 dari jumlah pedagang yang menjadi korban sebanyak 1.177 pedagang,” imbuh Kapolres Blora.

Untuk diketahui, kebakaran pasar tradisional Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora terjadi kemarin, Selasa (9/1/2024) sekira pukul 14.00 WIB.

Api baru bisa dipadamkan setelah kurang lebih 11 jam berlalu. Kebakaran terjadi sekira pukul 14.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB dini hari api dinyatakan padam.

Akibat dari peristiwa ini lapak dagangan yang terbakar mencapai ribuan. Sebanyak 800 lapak pedagang los, 150 lapak pedagang pelataran dan 60 kios dinyatakan hangus. Adapun 71 kios terdampak rusak berat dan ringan.

Tanggapi Jokowi yang Pastikan Tak Ikut Kampanye, Ganjar: Tentu Saya Sangat Respek

MAGELANG, KOMPAS.com – Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengaku menghormati Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memastikan tidak akan berkampanye pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Hal ini disampaikan usai menghadiri acara Hajatan Rakyat yang digelar di Lapangan Bola Tamanagung, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (7/2/2024).

“Kalau ada sikap itu, tentu saya sangat-sangat respek, sangat hormat, dan (berharap) kampanye jauh lebih baik,” kata Ganjar saat ditemui.

Ganjar menilai, sikap itu dimunculkan Jokowi setelah adanya gerakan sivitas akademika yang memberikan catatan kepada presiden.

Selain sivitas akademika, lanjut Ganjar, catatan juga diberikan tokoh masyarakat dan agama kepada presiden.

“Saya kira baik ya, setelah ada banyak catatan dari tokoh agama, tokoh masyarakat, kampus, yang memberikan catatan pada proses demokrasi kita,” imbuh dia.

Lebih jauh, mantan Gubernur Jawa Tengah ini berharap, pernyataan Jokowi diikuti oleh sikap netralitas aparat TNI/Polri hingga aparatur sipil negara.

“Apalagi kalau kemudian semua kita netral, tidak ada perintah-perintah, tidak ada yang merasa saya tidak diperintah, saya netral, tapi faktanya ditelponin, ya jangan,” ujar dia.

“Tapi kalau itu bisa dilakukan, saya respek betul, karena demokrasi kemudian akan bisa kembali pada track yang sudah betul,” lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi menegaskan bahwa dirinya tidak akan ikut berkampanye untuk Pemilu 2024.

Hal itu ditegaskannya menanggapi kabar yang menyebutkan bahwa dia akan ikut dalam kampanye pada hari-hari terakhir menjelang pemungutan suara pada 14 Februari 2024.

“Yang bilang siapa (saya mau ikut kampanye)? Ini, ini, ini saya ingin tegaskan kembali, pernyataan saya yang sebelumnya. Bahwa presiden memang diperbolehkan undang-undang untuk berkampanye,” ujar Jokowi dalam keterangan pers di Sumatera Utara, sebagaimana dilansir siaran YouTube Sekretariat Presiden, Rabu.

“Dan juga sudah pernah saya tunjukkan bunyi aturannya. Tapi, jika pertanyaannya apakah saya akan ikut kampanye? Saya jawab tidak. Saya tidak akan berkampanye,” tegas Presiden Jokowi.

Simone Inzaghi Kena Sanksi, Absen Dampingi Inter Lawan AS Roma

Milan – Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, kena sanksi usai menerima kartu kuning saat menghadapi Juventus. Dia pun harus absen kala timnya bentrok dengan AS Roma.
Sanksi itu dijatuhkan Hakim Olahraga Italia, Selasa (6/2/20244). Melansir Calciomercato, Inzaghi mendapat kartu kuning kelimanya dalam duel Inter Milan vs Juventus di Giuseppe Meazza, Senin (5/2).

Lima kartu kuning yang didapat membuat Inzaghi kena hukuman larangan mendampingi tim dalam satu pertandingan. Dia tak bisa berada di bench pada laga Inter berikutnya menghadapi AS Roma pada 11 Februari.

Sanksi untuk Inter tak hanya dijatuhkan kepada Simone Inzaghi. La Beneamata juga kena hukuman lain karena ulah penggemarnya.

Fans Inter Milan dinyatakan bersalah melempar tiga bom asap ke sektor tribun yang diisi fans Juventus pada menit ke-50. Aksi itu berbuah sanksi denda 10 ribu euro ke Nerazzurri.

Juventus turut disanksi karena ulah penggemar mereka yang membalas serangan ultras Inter. Sanksi yang diberikan sama dengan sang rival, yakni denda 10 ribu euro.

Hakim Olahraga Italia juga menjatuhkan sanksi kepada 12 pemain dari berbagai klub karena berbagai tindakan yang melanggar aturan. Beberapa kena hukuman larangan bertanding di laga berikutnya, semisal Danilo (Juventus), Tijjani Reijnders (AC Milan), dan Mario Rui (Napoli).

Inter Milan dan Juventus lagi bersaing ketat di papan klasemen Liga Italia. Nerazzurri, yang mengalahkan Bianconeri 1-0 dalam Derby d’Italia di Giuseppe Meazza, memuncaki klasemen dengan 57 poin dan berjarak 4 angka dari rivalnya itu.

Pria di Buleleng Dibekuk Lantaran Perkosa-Ancam Bunuh Mantan Pacar

Buleleng – Polres Buleleng menangkap pria berinisial GS alias Bracuk (21) karena memerkosa mantan pacarnya DP (17) yang masih di bawah umur. GS mengancam akan membunuh DP jika tidak bersedia memenuhi nafsu bejatnya.
“Ada ancaman pembunuhan oleh tersangka ke korban. Makanya korban tidak berani melakukan perlawanan karena ada ancaman pembunuhan,” kata Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Arung Wiratama, Senin (5/2/2024).

Arung mengatakan korban dan tersangka berasal dari desa yang sama. Peristiwa pemerkosaan terjadi pada Selasa (23/1/2024) sekitar pukul 21.30 Wita.

GS dan DP kala itu awalnya secara kebetulan bertemu di sebuah warung di desa setempat. GS lalu meminta DP untuk mengikuti dirinya.

Tanpa rasa curiga, korban mengiyakan keinginan dari GS. DP kemudian mengikuti tersangka menggunakan sepeda motornya dari belakang.

Namun tersangka ternyata mengajak korban ke sebuah gang sepi di Kecamatan Sawan. GS langsung memerkosa DP saat tiba di lokasi. Korban diperkosa di atas sepeda motor.

“Mereka sama-sama bawa motor. Pada saat sampai disana, memarkirkan sepeda motor, korban langsung dipeluk. Karena ketakutan korban tidak berani melawan,” katanya.

DP kemudian mengadukan peristiwa tersebut ke ayahnya. Sang ayah lantas melaporkan tindakan bejat yang dilakukan oleh GS ke Polres Buleleng. Polisi kemudian dapat menangkap GS pada Kamis (29/1/2024).

Arung mengatakan GS dan DP sebelumnya berpacaran selama dua tahun dan mereka telah lama putus. Keduanya sudah tidak pernah berkomunikasi lagi semejak hubungan asmaranya berakhir.

“Pas ketemu di warung memang kebetulan saja. Sudah lama lost contact sejak putus. Putus sejak empat bulan lalu,” katanya.

GS telah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Ia dijerat dengan Pasal 81 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana minimal 5 tahun maksimal 15 tahun penjara.

Musim Dingin di Pakistan saatnya Menggelar Pesta Pernikahan

Saat ini sedang musim dingin di Pakistan , dan itu berarti pernikahan . Banyak pernikahan. Selama cuaca dingin antara bulan November dan Februari, jutaan orang menghadiri pernikahan setiap pekannya. Warga Pakistan yang tinggal di luar negeri pulang dari seluruh dunia untuk musim ini, memadati ruang kedatangan bandara dan hotel bintang lima. Al Jazeera melaporkan mereka bahkan punya nama untuk itu: Desemberistan. “Desember adalah saat semua orang punya alasan untuk berhenti khawatir, berapa pun tingkat pendapatan Anda,” kata konsultan komunikasi yang berbasis di Karachi, Khizra Munir. “Ini saat yang tepat untuk mengadakan reuni, alasan yang bagus untuk berdandan.”

Pernikahan adalah salah satu dari sedikit kesempatan bagi masyarakat di negara mayoritas Muslim untuk bersosialisasi dan berpesta. Pernikahan khas Pakistan terdiri dari setidaknya tiga acara, dan seringkali lebih banyak lagi: ada pertunangan, pertemuan ketika teman dan keluarga mengoleskan pasta kunyit ke tangan dan wajah pengantin wanita dalam ritual pra-glam, pesta lainnya untuk mengaplikasikan henna ke tangan dan kaki pengantin wanita – yang tentu saja berarti lebih banyak musik dan tarian. Pengantin wanita mendapat prosesi. Begitu pula dengan mempelai pria. Lalu ada biaya dari semua pihak tersebut. Sebuah acara pernikahan di ruang perjamuan kelas atas dapat menghabiskan biaya hingga 1 juta rupee atau setara Rp56 juta, harga yang mahal di negara dengan produk domestik bruto (PDB) per kapita tahunan hanya lebih dari $1.500 dan inflasi yang sangat tinggi. Keluarga yang lebih kaya bisa dengan mudah menghabiskan 10 hingga 20 juta rupee untuk sebuah pesta.

Bank menawarkan pinjaman dan pembiayaan pernikahan lainnya hingga Rp3 juta. Lembaga kesejahteraan, termasuk salah satu dari pemerintah Pakistan, mendukung orang-orang dari latar belakang kurang beruntung atau rumah tangga berpenghasilan rendah untuk membiayai pernikahan. Namun orang-orang masih menantikan musim pernikahan, meskipun tuntutannya terhadap dompet dan lemari pakaian. Pada bulan Maret, warga Pakistan mulai kembali menghadapi cuaca panas dan kesengsaraan sehari-hari, termasuk tagihan bagi mereka yang berutang.

Jelang PSS VS Persikabo 1973, PSS Unggul Posisi Klasemen, Persikabo Unggul Head To Head

Harianjogja.com, SLEMAN—Laga PSS Sleman melawan Persikabo 1973 dalam lanjutan BRI Liga 1-2023/24 bakal menjadi pertandingan krusial bagi kedua tim.

Persikabo yang kini tengah terpuruk di zona degradasi, membutuhkan poin untuk mentas dari papan bawah. Sementara tuan rumah PSS, membutuhkan poin untuk merangsek ke papan tengah.

Menjelang laga yang digelar pada Minggu (4/2/2024) di Stadion Sultan Agung tersebut Pelatih Kepala PSS Sleman, Risto Vidakovic membeberkan bola timnya telah mengantongi modal uji tanding latihan intens selama jeda kompetisi. Tim lanjut Risto telah bekerja keras dan siap melakoni laga besok.

“Kami punya jeda panjang tidak bermain pertandingan terutama pertandingan resmi. Kami bermain beberapa uji tanding dan sejauh ini PSS berada di arah yang bagus. Tim ini bekerja dengan baik, bekerja keras dan semua siap pertandingan,” kata Risto pada Sabtu (3/2/2024).

Bila berbicara soal klasemen terkini, Super Elang Jawa yang kini duduk di peringkat 14 klasemen sedikit diunggulkan dari sang tamu Persikabo yang kini menempati posisi 17 di klasemen.

Dari 23 laga yang dijalani, PSS berhasil mengoleksi 26 poin lewat torehan enam kali menang, delapan kali imbang dan sembilan kali kalah. Sementara tim tamu yang baru mengantongi 16 poin, menelan 13 kali kekalahan, tujuh kali imbang dan baru tiga kali memang.

Kendati demikian Persikabo sedikit lebih unggul dalam rekor head to head dalam lima pertandingan terakhir melawan Super Elja. Persikabo tercatat tiga kali menang saat melawan PSS, sementara Super Elja berhasil menang dua kali saat berhadapan dengan Persikabo.

“Saya pikir kita harus fokus di pertandingan besok dan memeberikan semuanya apa yang kita punya di lapangan karena pertandingan besok penting untuk kita,” tegasnya.

Senada dengan Risto, Kiper PSS Sleman, Antony Pinthus juga menyinggung soal sesi latihan yang disantap para pemain selama jeda liga. Menurutnya pelatih melakukan sejumlah penyesuaian untuk tim. Koreksi ini membuat para pemain makin memahami apa yang diinstruksikan pelatih berpasir Spanyol tersebut.

“Kami punya kualitas sesi latihan yang bagus di jeda liga. Coach Risto membuat beberapa penyesuaian, beberapa koreksi. Seluruh pemain yang ada di tim mengerti apa yang pelatih inginkan untuk kita,” ujarnya.

Modal latihan itu membuat Pinthus percaya diri bahwa PSS akan memperoleh hasil terbaik dalam laga kontra Persikabo.

“Jadi saya yakin kita siap untuk pertandingan besok dan kita tahu pertandingan besok sangat penting untuk kita. Saya sangat percaya diri kami bisa mendapatkan hasil yang bagus besok,” tandasnya.

Di kubu tim tamu, Pelatih Persikabo 1973, Aji Santoso mengungkapkan timnya juga telah menjalani persiapan dengan baik. Semangat yang digenggam para pemain diharapkan mampu menyajikan permainan yang baik dalam laga besok.

“Mudah-mudahan dengan semangat ini akan diimbangi dengan permainan yang bagus ketika main,” ujarnya.

Bicara soal target, Aji menargetkan timnya bisa membawa poin dari kandang PSS Sleman dalam laga besok. “Paling tidak saya ingin mendapatkan poin, ingin mendapatkan poin di pertandingan besok,” tegasnya.

Berikut Head to Head PSS Sleman VS Persikabo 1973

(8/8/2023) Persikabo 1973 2 – 3 PSS Sleman
(26/2/2023) PSS Sleman 1 – 2 Persikabo 1973
(15/9/2022) Persikabo 1973 2 -0  PSS Sleman
(24/2/2022) Persikabo 1973 2 – 0 PSS Sleman
(7/11/2021) PSS Sleman 3 – 2 Persikabo 1973

Dirnarkoba Polda Sultra Minta Maaf Anak Anggota TNI Kena Peluru Nyasar

Kendari – Dirnarkoba Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) Kombes R. Bambang Tjahjo Bawono meminta maaf terkait insiden wanita anak anggota TNI, SM (21) terkena peluru nyasar. Insiden tersebut membuat dada bagian atas korban tertembus peluru.
“Kami meminta maaf kepada keluarga SM (21) atas tindakan yang sudah kita lakukan dan menimbulkan adanya luka (peluru menembus dada atas),” kata Bambang saat konferensi pers di Mapolda Sultra, Kamis (1/2/2024).

Bambang juga mengaku sudah berkomunikasi kepada keluarga korban atas insiden tersebut. Ia berharap agar pihak keluarga bisa menerima permintaan maaf tersebut.

“Kita juga sudah bertemu dengan orang tua yang bersangkutan dan mudah-mudahan dari pihak keluarga menerima (maaf atas insiden peluru nyasar),” ungkapnya.

Ia mengatakan pihaknya tak hanya sebatas mengucapkan permintaan maaf kepada keluarga korban. Namun Ditresnarkoba Polda Sultra bertanggungjawab penuh terhadap pengobatan SM hingga sembuh.

“Kami bertanggung jawab atas tindakan yang kami lakukan sampai dengan nanti kesembuhan yang bersangkutan, pengobatannya akan kami tanggung,” bebernya.

Ia pun membenarkan bahwa SM merupakan anak dari anggota TNI. Bambang mengaku akan transparan dalam penanganan tersebut. Namun ia memastikan anggotanya melakukan upaya paksa sesuai dengan SOP.

“Iya betul (anak anggota TNI) tidak ada yang kami tutupi. Untuk tindakannya (upaya paksa menangkap pelaku) sudah terukur dan sesuai SOP,” katanya.

 

 

Ganjar Minta Presiden Kembalikan Netralitas TNI/Polri hingga Kepala Daerah

KUNINGAN, KOMPAS.com – Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo meminta Presiden Joko Widodo mengembalikan netralitas pihak-pihak yang berpotensi menyalahgunakan kekuasaan. Adapun pihak-pihak tersebut, meliputi TNI/Polri, aparatur sipil negara (ASN), kepala daerah, dan presiden. Permintaan ini menyusul adanya pernyataan Jokowi soal presiden boleh berkampanye. “Akan semakin rumit rasanya, segera kembalikan netralitas kepada mereka yang punya potensi untuk bisa menyalahgunakan. TNI/Polri, ASN, kepala daerah, dan tentu saja presiden,” kata Ganjar saat ditemui di Lapangan Puryabaya, Ciawigebang, Kuningan, Jawa Barat, Sabtu (27/1/2024). Baca juga: Ganjar Minta Jokowi Koreksi Pernyataan Presiden Boleh Kampanye: Agak Berbahaya Mantan Gubernur Jawa Tengah ini juga meminta Jokowi mengoreksi pernyataannya. Ganjar menilai, pernyataan Jokowi sebelumnya, yaitu ketika menyatakan semua Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga TNI/Polri harus netral, lebih pas diterapkan saat ia menjabat sebagai Kepala Negara. Sedangkan pernyataan “presiden boleh kampanye”, bisa menimbulkan bahaya dalam berdemokrasi. Terlebih, pernyataan itu menimbulkan polemik di publik karena presiden dianggap sudah tidak netral. “Saya kira agak berbahaya kalau dilakukan, meskipun bisa saja, karena secara hukum itu diperbolehkan. Maka itu menjadi perdebatan dan hari ini perdebatan sudah terjadi,” ucapnya. Baca juga: Ganjar-Mahfud Optimistis Raih 40 Persen Suara di Jawa Barat Ia lalu mengingatkan, pasal dalam Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) yang menjadi pijakan pernyataan Jokowi bukan pasal tunggal. Ada pasal dan ayat lain yang menjelaskan bahwa presiden yang boleh berkampanye adalah presiden yang kembali maju dalam Pilpres untuk periode keduanya (incumbent). Sedangkan Jokowi, terhitung sudah maju dua kali pada Pilpres 2014 dan Pilpres 2019. “Kalau tidak salah pasalnya tidak tunggal. Itu pasalnya berlapis. Kalau dia incumbent maka boleh, kalau tidak saya kira netralitas menjadi penting. Maka kata KPU orang yang incumbent harus izin kepada dirinya sendiri, itulah namanya conflict of interest,” jelasnya. Mengacu pada Pasal 299 Ayat 1 UU 7/2017, presiden dan wakil presiden mempunyai hak melaksanakan kampanye. Di ayat 2 berbunyi, pejabat negara lainnya yang berstatus sebagai anggota partai politik mempunyai hak melaksanakan kampanye.

Fakta-fakta Klaim Ibu Muda di Jambi Justru Diperkosa 8 Anak

dirreskrimum-polda-jambi-kombes-andri-ananta-yudhistira-menunjukkan-puluhan-koleksi-video-porno-wani

Jambi – Ibu muda di Kota Jambi, YS (20) membantah tuduhan melakukan pelecehan seksual terhadap 17 anak. Sebaliknya, YS mengaku menjadi korban pemerkosaan 8 orang anak.
“Selama proses pemeriksaan yang kami lakukan, yang bersangkutan (YS) tidak pernah mengakui apa yang menjadi keterangan korban,” kata Dirkrimum Polda Jambi Kombes Andri Ananta Yudhistira, Senin (6/2/2023).

Saat ini Yunita tengah menjalani observasi di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Jambi. Di sana, kejiwaan Yunita akan diperiksa hingga 14 hari.

“Pelaku (YS) malah mengaku dia lah korban pemerkosaan dalam kasus ini,” ujar Kombes Andri.

Dirangkum dari detikSumut, Sabtu (11/2/2023), berikut fakta-fakta YS mengaku jadi korban perkosaan 8 orang anak:

1. Ibu Muda Jambi Ngaku Buat Laporan Polisi Diperkosa 8 Anak
YS awalnya dilaporkan ke Polda Jambi atas tuduhan pelecehan 17 anak pada Jumat (3/2). Namun, YS ternyata juga membuat laporan polisi dirinya diperkosa 8 anak di Polresta Jambi.

Laporan polisi itu dibuat YS pada Jumat (3/2) alias pada hari yang sama dirinya dilaporkan ke Polda Jambi. Dalam laporannya Yunita mengaku diperkosa delapan anak yang kerap main PS di rumahnya.

“Saat ini prosesnya sedang bergulir secara paralel, kita melaksanakan penyelidikan dan penyidikan,” jelasnya.https://kakekpetir.org/

Kanit PPA Satreskrim Polresta Jambi Ipda Chrisvani Saruksuk membenarkan adanya laporan Yunita sebagai korban pemerkosaan delapan orang anak.

“Untuk perkara yang dilaporkan dan kita tangani di Polresta itu pasal 285, YS mengaku diperkosa oleh sejumlah (8 orang) anak,” kata Vani, saat dikonfirmasi, Senin (6/2).

2. Ibu Muda Jambi Dibela Keluarga
Bibi YS, Karmila mempercayai keponakannya diperkosa karena dia mengaku melihat di tubuh keponakannya itu banyak luka memar. Menurut Karmila, YS diperkosa pada Kamis (2/2) kemarin.

“Dari cerita Nita (alias YS), ‘gimana mau melawan mak’,” sebut Karmila meniru ucapan YS, Kamis (9/2/2023).

“Ada yang memegang, menginjak rambut, menutup mata. Perilaku anak-anak di sini nggak kayak anak pada umumnya, mereka itu pintar,” katanya.

Atas hal itu, Sarmila meyakini bahwa keponakannya tersebut tidak mungkin melakukan pelecehan terhadap belasan anak. Dia pun meminta keadilan dari polisi.

“Sekarang kami minta keadilan untuk keponakan kami ini, di sini dia yang korban, nggak mungkin dia melecehkan anak-anak,” kata Sarmila.

3. Pengacara Ungkap Bukti YS Diperkosa 8 Anak
Kuasa hukum YS, Alendra mengaku pihaknya memiliki bukti kliennya diperkosa. Hal ini karena ada bukti luka cengkeraman di tubuh YS.

“Kami ada foto bukti, bahwa di tangan kiri dan kanan Yunita ada luka cengkeraman di tangan dan di badannya,” ujar Alendra, Jumat (10/2/2023).

Luka itu diyakini sebagai bukti Yunita diperkosa oleh 8 anak sebagaimana pengakuannya. Bahkan saat ini, kata Alendra, luka itu telah divisum oleh penyidik PPA Polresta Jambi.

Alendra menceritakan, dugaan pemerkosaan itu terjadi ketika kliennya sedang menyapu di rumahnya. Tiba-tiba, ada 8 anak-anak yang mendorong Yunita masuk ke dalam kamar.

“Dia disekap dan diperkosa. Saat didorong oleh 8 anak, dia terlentang dan posisinya di atas tempat tidur. Dia diperkosa secara bergantian,” kata Alendra.
Saat ini, Alendra dan tim pengacaranya sedang mengumpulkan bukti-bukti lain yang meyakini bahwa kliennya tersebut diperkosa, bukan mencabuli 8 anak tersebut sebagaimana laporan orangtua anak-anak itu.

“Kami juga ada bukti saksi yang melihat kejadian itu,” jelasnya.

Lawan Tiga Begal di Medan, Tukang Becak Motor: Polisi Tidak Tanggapi Laporan Saya

6496a63a90fc5

KOMPAS.com – Ilyas (38), pengemudi becak motor di Medan, Sumatra Utara (Sumut), menjadi korban tiga orang begal saat mengantar penumpang ke Jalan Kenanga, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, pada Jumat (14/7/2023) sekitar pukul 05.00 WIB. Ilyas menceritakan, setibanya di tujuan, penumpangnya meminta Ilyas menunggu sebentar. Pada saat itulah, dia orang pria menghampiri dan mengancamnya. Kedua orang itu, menurut Ilyas, hendak merebut harta benda miliknya, namun karena mereka gagal melumpuhkan Ilyah, para pelaku memanggil rekannya yang lain. “Mereka ada tiga orang,” kata Ilyas, dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (19/7/2023). Saat berusaha melawan, dia melanjutkan, salah satu pelaku yang membawa senjata tajam jenis kelewan memukul wajah Ilyas.

Takut dibunuh pelaku, Ilyas kemudian berlari ke dalam Jalan Kenanga. Dia diselamatkan warga setelah berteriak meminta tolong, sedangkan para pelaku langsung melarikan diri. “Tolong lah diberantas pelaku begal ini, supaya yang mencari rezeki aman,” ujar Ilyas. Sulit lapor polisi Akibat kejadian yang menimpanya itu, Ilyas ponsel dan uang tunai sebesar Rp 520.000. Dia pun segera mendatangi Polres Pelabuhan untuk melaporkan kejadian tersebut, namun polisi yang bertugas mengaku kesulitan menghubungi penyidik. Tak menyerah, Ilyas selanjutnya pergi Polsek Medan Labuhan, namun setibanya di sana, polisi jaga berdalih akan melakukan pergantian piket. “Polisi tidak terlalu menanggapi laporan saya,” ucap Ilyas. Tak ditanggapi, Ilyas pun tak jadi melaporkan kasus pembegalan yang dialaminya kepada polisi. Baca juga: Pimpin Apel Patroli Begal di Medan pada Malam Hari, Bobby Minta Digelar Rutin Medan rawan begal Kasus pembegalan dan geng motor di Medan, Sumut, memang semakin meresahkan warga. Tingginya aksi kriminalitas yang dilakukan begal pun membuat Wali Kota Medan, Bobby Nasution, geram. Dia pun meminta kepada kepolisian untuk menindak tegas para begal, bahkan bila perlu menembak mati. “Kejahatan begal dan geng motor saat ini sudah sangat mengkhawatirkan masyarakat dan harus ditindak tegas, apalagi para pelaku yang sudah melakukan aksi tersebut berulang kali,” tulis Bobby di akun Instagramnya, Jumat (7/7/2023), sebagaimana diberitakan regional.kompas.com, Rabu (12/7/2023). “Saya harap pihak kepolisian lebih tegas untuk menindak para pelaku di lapangan, walaupun harus ditembak mati,” imbuhnya. Permintaan Bobby rupanya mendapat dukungan dari banyak warga. Berdasarkan hasil jajak pendapat daring di laman www.pollingkita.com yang dimulai sejak Selasa (11/7/2023), 15.476 orang partisipan setuju dengan pernyataan menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu, sedangkan yang tidak setuju sebanyak 382 orang. “Setujukah Anda dengan seruan Wali Kota Medan, Bobby Nasution, kepada pihak berwajib untuk menembak mati begal?” pertanyaan dalam jajak pendapat tersebut.

Pertanyaan itu pun dibanjiri komentar warga yang menginginkan tak ada lagi korban akibat aksi begal di Kota Medan. “Jangan kasih napas begal-begal dan geng motor di Medan, mau dia masih di bangku sekolah atau pun sudah tamat dari sekolah, tetap tembak mati supaya mengurangi begal di Medan,” tulis akun berinisial RP. “Kalau pihak kepolisian tidak dapat menembak mati para begal, izinkan kami masyarakat yang menembak mati mereka semua,” lanjutnya. Dikritik KontraS Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) meminta Bobby untuk meminta maaf kepada publik atas pernyataannya tersebut. Selain minta maaf, Wakil Koordinator Advokasi KontraS, Tioria Pretty, juga mendesak Bobby untuk menarik pernyataannya. “Kami mendesak Wali Kota Medan untuk meminta maaf dan menarik pernyataannya,” tutur Tioria. Baca juga: Kala TNI Turun Tangan Basmi Begal dan Geng Motor di Medan Tioria menyatakan, pihaknya memahami bahwa tindak kejahatan yang dilakukan begal memang meresahkan dan merugikan masyarakat. Akan tetapi, menurutnya, pernyataan Bobby abai terhadap Hak Asasi Manusia (HAM). “(Pernyataan Bobby) Abai terhadap HAM dan seolah-olah mendukung kepolisian untuk melakukan kesewenang-wenangan,” ungkapnya. Dia menekankan, Bobby sebagai Wali Kota Medan harus bisa melindungi semua warga dan mendukung penegakan hukum sesuai aturan perundang-undangan serta prinsip HAM. “Perlu digarisbawahi bahwa para begal juga merupakan warga negara yang memiliki hak untuk memperoleh proses hukum secara adil,” tandasnya. Tanggapan Gubernur Sumut Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi meminta kepada semua pihak untuk tak meributkan upaya pemberantasan begal di Kota Medan. Pasalnya, dia menilai, persoalan begal ini justru perlu diatasi semua pihak. Baca juga: Menyoal Pernyataan Bobby Nasution soal Tembak Mati Begal “Ini banyak dijadikan polemik, tak boleh begitu. Ini kan rakyat kita, jadi ini kegiatan (penanganan) yang harus sama-sama kita lakukan,” papar Edy, Senin (17/7/2023), dikutip dari Tribunnews, Rabu (19/7/2023). Edy menegaskan, saat ini perlu ada tim kecil seperti Satpol PP untuk memberantas begal di Kota Medan, kemudian barulah ditangani oleh aparat penegak hukum. “Penghematan tenaga itu pasukan kecil yang paling bisa yaitu Satpol PP, kalau Satpol PP tidak mampu nanti dibantu oleh kepolisian, polisi tidak mampu, baru TNI lah turun. Kalau sampai itu (TNI) turun sudah darurat, inilah yang kita lakukan,” pungkasnya. Sumber: Kompas.com (Penulis: Hotria Mariana, Kontributor Makassar, Hendra Cipto | Editor: Aditya Mulyawan, Ardi Priyatno Utomo, Muhamad Syahrial), Tribunnews Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik https://4dtoto.org/ , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.